Hi...Saya teramat sangat sedih saat di tinggalkan oleh mami saya pada tahun 2009 dan saya saat itu masih berada di kelas 5 sd, dan setelah hari itu saya ber4 saja tinggal bersama papi saya yang memilih untuk menduda dan di situ juga saya merasakan yang namanya depresi walaupun setelah saya pikir saat dewasa saat ini itu percerain mati, setelah itu kita ber4 dari yang punya segalanya itu tiba-tiba pada suatu kejadian usaha yang dibangun papi pada kala itu down yang dimana harus membayar pemasok uang logistik pengiriman bahan yang tertunda dan yang sudah sampai yang di mana pada kala itu sudah berlangsung 3 tahun setelah alm mami wafat dan di keadaan itu juga papi saya down dan hidup serba berkecukupan yang memaksa kami semua harus kuat untuk bertahan. setelah itu saya mencoba memiliki hubungan asmara namun runtuh karena dia selingkuh dan disaat itu juga saya sadar bila laki" tanpa uang itu tidak berguna, setelah itu yang membuat saya teringat sampai saat ini itu dengan jelas istri saya yang saya nikahi itu terkena penyaki kangker hati stadium 4 dan saya baru tau karena waktu berobat itu saya yang membawanya dan dirinya merahasiakan penyakitnya ini, untuk kesembuhannya disitu saya bertanya kepada dokter apakah bisa sembuh , dan dari situ juga saya mulai kehilangan fokus bekerja karena kepikiran terus untuk mengobatinya hingga sembuh agar tetap ada bersama saya di dunia ini namun takdir berkata lain setelah saya habis"an menjual rumah, tanah, mobil serta mengambil uang panas itu semua tidak cukup untuk menyelamatkan hidupnya yang akhirnya dia meninggalkan saya didunia ini sendiri, setelah itu saya depresi berat dan selalu tinggal di rumah alm ortu saya yang berusaha tetap tegar dari apa yang saya lalui selama dua tahun lebih. dan memutuskan untuk pergi ke KEDIRI ikut bersama teman dan juga mencari pelarian untuk selesai dengan rasa bersalah dan bangkit kembali
Profession: Freelancer / Self-employed